Pengenalan P.P.P.K
Posted by Lewi pada 18 Maret 2008
Nih sedikit Aku bagikan salah satu hasil dalam menimbah ilmu Palang Merah. Aku perkenalkan pada kalian tentang PPPK dengan kepanjangan “Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan”, simak dengan baik-baik! Pertolongan pertama bukanlah mengambil alih tugas dokter, melainkan usaha darurat sebelum dokter datang “intinya kita harus bisa menolong orang ini jangan sampai mati sebelum dokter datang atau korban tiba di rumah sakit, setelah dokter sampai atau korban sudah tiba di rumah sakit maka itu bukan kewajiban kita (kita sudah bisa lepas tangan)”. Dipersyaratkan bahwa usaha yang seringkali bisa menyelamatkan nyawa orang ini, tidak boleh malahan mencelakakan orang yang ditolong.
Ini tindakan Pertolongan Pertama bagi kaum awan yang berniat melakukan Pertolongan Pertama dalam keadaan darurat:
- Jika Korban Berhenti Bernapas
Terapkan segera napas buatan dengan metode mulut ke mulut. Bebaskan jalan napas dari semua yang menghalangi kelancaran lalu lintas udara, dengan cara: Palingkan kepala korban ke samping, bersihkan hidung dan mulut dari kotoran-kotoran yang berupa cairan, darah dan muntahan, dengan jari telunjuk atau sapu tangan. Tariklah lidah ke depan, agar lidah tidak tersumbat olehnya.
- Jika Terjadi Pendarahan Parah
Lakukan penekanan langsung pada luka, sampai pendarahan itu berhenti, atau tekanlah luka itu secara tidak langsung dengan kasa kompres atau sapu tangan bersih. Gunakan telapak tangan untuk menekan, lakukan tekanan persis di atas luka. Dalam keadaan darurat, gunakan pangkal telapak tangan tanpa apa-apa. Kendorkan tekanan secara berangsur (luka jangan diusap). Luka pada kaki atau tangan korban harus diletakkan pada tempat yang lebih tinggi dari tubuh (gunakan bantal sebagai penyangga). Luka yang disertai patah tulang “tidak boleh di tinggikan”. Jangan gunakan torniket, kecuali jika usaha penghentian pendarahan gagal.
- Mencegah Shock
Selimuti korban, jaga agar korban tetap hangat, tetapi korban jangan sampai kepanasan atau keringatan. Kalau korban bisa menelan, berikan minuman hangat atau “larutan shock”(1 sendok teh 5 cc garam; 0.5 sendok the 2.5 cc tepung soda pengembang kue yang dilarutkan dalam 5 gelas air). Berikan se-sendok demi se-sendok. Jangan masukkan apa pun ke mulut korban, kalau korban tidak sadar, setengah sadar, sedang muntah atau diduga ada luka dalam bagian perut.
- Jangan Pindahkan Korban
Jangan sekali-sekali memindahkan korban dari tempat terjadinya kecelakaan. Tunggu sampai dokter datang, kecuali dipermulakan pemindahan mutlak. Letakkan penderita terlentang di atas permukaan yang rata. Jangan angkat kepala korban, jangan didudukkan atau ditegakkan, jangan letakkan dalam posisi duduk di jok mobil. Membelat tulang yang patah, dapat dilakukan di tempat kecelakaan.
Panggil dokter, tapi kalau perlu berikan napas buatan lebih dahulu. Bersihkan saluran udara dan hentikan pendarahan. Tindakan-tindakan yang tepat dapat menyelamatkan nyawa korban. Semoga berguna!
Like this:
Entri ini dituliskan pada 18 Maret 2008 pada 1:34 PM dan disimpan dalam Share Knowledge. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.





